![]() |
| Tinggal di Condet juga bisa slow living kok! :D |
Slow living itu adalah ketika kamu memutuskan untuk melambat sejenak dari begitu cepatnya perubahan di sekitar. Prinsipnya adalah hidup dengan lebih perlahan, menikmati setiap momen, dan membuat pilihan yang lebih bijaksana serta bermakna dalam berbagai aspek kehidupan, seperti pekerjaan, hubungan, hingga waktu luang.
Gak musti harus serta merta tinggal di desa, tapi kamu yang tinggal di kota juga bisa mengadopsi gaya hidup 'slow living' ini. Terutama jika kamu merasa capek ketika terus menerus mengejar dunia, tapi apa yang kamu dapat belum atau bahkan tidak sesuai dengan yang kamu impikan.
Kriteria dalam Menjalani Slow Living
Kalau bisa aku kategorikan kriteria yang bisa kamu lakukan dalam menjalani slow living ini adalah:1. Mindfullnes
Fokus pada apa yang dilakukan, rasakan, dan dirutinkan. Bisa dimulai dengan mencari latar belakang, step by step, goal apa yang akan kamu capai jika kamu merencanakan untuk melakukan sesuatu. Tidak fomo dan terbawa arus tren yang terus berubah.2. Tentukan prioritas
Tidak semua harus kamu selesaikan dalam satu waktu. Kamu bukan robot. Kerjakan satu persatu, sesuai prioritas dalam hidupmu. Terasa familiar ya? Nyambung sama ayat ini lho ternyata: فَاِ ذَا فَرَغْتَ فَا نْصَبْ
"Maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain)," (QS. 94:7)
3. Terkoneksi dengan alam
Tidak melulu harus tinggal di suasana alam. Tapi dapat diartikan salah satunya adalah kembali kepada realfood, jadikan panganan utama kita adalah makanan yang berasal dari alam. Selain itu? Kalian bisa menambahkan memilah sampah, mengolah sampah, beralih ke produk natural, dan lain sebagainya.4. Ikuti ritme hidup kita sendiri
Jangan terus menerus melihat pencapaian orang lain. Fokus pada line kita. Toh hasil akhir bukanlah penentu, karena garis start kita memulai pun tak sama. Kalau lelah, istirahat, kalau bosan, ambil jeda.Pada dasarnya, slow living bukan berarti lambat dalam segala hal, melainkan menciptakan keseimbangan agar hidup terasa lebih bermakna.












